Home Is Where Your Heart Is (Interview)
May 23rd, 2008 | Published in Features
Berikut ini sepenggal wawancara informal tim editorial di balik layar www.rukukineruku.com. Perempuan aktif berinisial AD dan Mas-mas berinisial BW berbicara santai seputar kegiatan mereka di Rumah Buku dan Kineruku serta passion mereka dalam mengapresiasi ‘buku, film, dan musik pilihan’ yang akhirnya mencetuskan webzine Ruku/Kineruku. Percakapan ini via Yahoo Messenger, tidak diedit sama sekali, termasuk segala kegenitan khas obrolan dunia maya itu.
Q: Apa saja kegiatan kalian sejauh ini dalam mengembangkan Rumah Buku dan Kineruku sebagai salah satu ruang alternatif di Bandung?
walailaa: Budi first
buddywave: pada dasarnya kami menyediakan referensi. buku, musik, film. semangatnya berbagi. dan kami pengen semua itu mudah diakses oleh publik.
buddywave: dari situ kami rumuskan kegiatan2 apa yg sekiranya bisa menuju ke arah tujuan itu
walailaa: iya.. dan kenapa kita bikin rukukineruku.com ini ya untuk memperkenalkan koleksi buku film musik yg ada di rumah buku / kineruku… karena selama ini yg menurut kami ‘bagus2′ itu jarang disentuh
walailaa: kalo rumah buku / kineruku ya kira2 sama.. berbagi referensi dengan publik.. di sebuah tempat yg nyaman gak kayak perpustakaan2 kebanyakan
Q: Apa yang di harapkan dari website Rumah Buku dan Kineruku yang baru kalian publish ini bagi perkembangan komunitas creative di bandung?
walailaa: berat ya pertanyaannya
walailaa: pastinya makin kreatif lah kalo bacaan bukunya makin luas, dengerin lagunya beraneka ragam, nontonnya film2 yahut kan pastinya makin yahut juga..
walailaa: ya pastinya yang kurang kreatif jadi kreatif, yg udah kreatif makin kreatif
walailaa: kayak budi gitu loh
walailaa: diharapkan akan bermunculan budi2 baru, minus sisi garingnya
buddywave: hahaha sialannnn
buddywave: dan dg adanya website itu, kan lebih memudahkan publik utk mengakses koleksi kami. jadi begitu mereka datang ke tempat (fisik) kami, mereka sudah punya gambaran apa aja yg kira-kira bisa/perlu mereka nikmati (baca, dengar, tonton)
walailaa: kalo kita punya semangat berbagi, mudah2an yg kena bagian kita ini juga ntarnya ikut berbagi.. makanya disebut komunitas kreatif kali ya.. karena gak mungkin orang nerima terus..
walailaa: pengennya juga org2 ikut kontribusi gitu
walailaa: bisa nulis sekeren budi lah
walailaa: diharapkan ya
walailaa: minus garingnya
walailaa: teteup
buddywave: hahahaha
buddywave: mungkin intinya berkembang bersama-sama kali ya
buddywave: kita punya apa, kita bagi. orang2 punya apa, mereka bagi
walailaa: iya kayak kakak dan adik bukan ibu dan anak
walailaa: halah
buddywave: hahaha betul, betul
buddywave: kan pengennya akrab ya
buddywave: nggak berjarak
buddywave: nggak ‘serem’ kayak kalo ke perpustakaan biasa, yg di sekolah2 atau milik pemerintah gitu
Q: Apa visi kalian di Rumah Buku dan Kineruku ke depannya?
buddywave: wah susah, nih pertanyaan, mirip2 ama yg udah2
buddywave: rani, mungkin? ?
walailaa: pengen fokusin rumah buku kineruku
walailaa: karena potensinya besar tapi selama ini masih kurang tergarap
buddywave: pengen lebih dimaksimalkan ya ran
walailaa: jadi pengennya mah rumah buku bisa makin banyak membernya
walailaa: iya
buddywave: makin banyak acara yg kita bikin (asal kepegang)
walailaa: gak mau melebarkan banyak hal, tapi fokus ke yg sekarang udah ada (peminjaman penjualan buku dll) juga event2 yg sesuai
walailaa: biar MAREMA gitu
buddywave: marema teh naon nya’?
walailaa: RAME
buddywave: oooo
buddywave: kalo gitu bikin ramekinerame.com aja gitu?
buddywave: (ok, garing, damn! makin menegaskan imej)
buddywave: rumah buku isinya keren loh, sayang aja gitu kalo orang2 nggak pada tahu. jadi emang skrg kita fokuskan ke ngasitahu orang2 itu, lewat promo yg bagus. bukan begitu, saudara bayu?
walailaa: iya
walailaa: intinya: MENJEMPUT BOLA
walailaa: kan sekarang anak2 muda dan kebanyakan target kita emang anak muda itu semua udah pada internetan
buddywave: iya, menarik orang-orang utk datang, bukan menunggu mereka dateng
walailaa: melek internetlah.. dankadang orang cari informasi apa pun di internet.. jadi dengan adanya website ini kita pengennya orang bisa lebih mudah mengakses informasi ttg rumah buku beserta koleksi2 yg ada di dalamnya
walailaa: dan kalo kata bayu mah kan internet marketing PALING MURAH haha itu mungkin gak usah ditulis
Q: Apa saja contain web terbaru kalian? Dan apa saja informasi yang dapat di akses oleh pengunjung dalam web site?
buddywave: intinya 3 hal sih, bay, BUKU, MUSIK, FILM
buddywave: dan percayalah pada pilihan kami.
buddywave: kami kasih apa yg kalian butuhkan utk tampil keren hahahaha
buddywave: ini becanda sih
buddywave: Hipster 101 lah, pokoknya mah
buddywave: oh gw benci deh, istilah ‘hipster’ ini hehehehe
walailaa: mungkin ntarnya ada art gak sih ya?
walailaa: secara kita sudah menjelang 2 buah pameran seni
buddywave: oh bener juga ran
buddywave: apalagi buku2 koleksi kita banyak juga yg ttg art
buddywave: pada akhirnya semuanya akan beririsan sih ya ran, satu paket
walailaa: iya
walailaa: paket hemat
buddywave: mgkn kita sediakan elemen2 utama tadi, utk mendukung orang berkesenian juga ya, kalo mereka tertarik ke situ.
buddywave: seniman
buddywave: penulis
buddywave: filmmaker
buddywave: pemusik
walailaa: iya karena semua itu bisa dibilang seni ya
walailaa: seni menulis seni membuat film seni bermain musik seni menggaet oom2
buddywave: betuuul
Q: Dalam www.zine.rukukineruku.com disuguhkan berbagai review pilihan editorial mengenai rekomendasi film, buku dan musik yang kalian pilih. Apa pertimbangan kalian dalam menentukan apa yang musti direview dan apa yang tidak kalian review? Apakah murni subjektivitas selera pribadi apa ada pertimbangan selera pasar di situ?
buddywave: koleksi itu bisa berdasarkan selera pribadi kami dan tentunya juga banyak pertimbangan lain, terutama karya2 yg penting dlm sejarah perkembangan buku, musik, film
buddywave: misalnya, utk film, banyak yg klasik tapi penting. dan mungkin juga langka
buddywave: ya tentunya pasti mulai dari selera pribadi ya
buddywave: tapi selera pribadi kan juga dibangun oleh semacam pengetahuan yg dimiliki si penulis/perekomendasinya
buddywave: ke depannya kan kita juga pengennya punya beberapa kontributor jadi seleranya gak itu2 aja
walailaa: tapi memang dimulai dari kami berdua, saya dan budi
buddywave: pokoknya percayalah sama selera kami, asik2
buddywave: subjektif tapi beralasan
Q: Jadi menurut kalian “cool” itu harga mati ya dan sangat subjektif??
buddywave: aduh, keren nggak keren sih soal state of mind sih bay (aww, basi gini bahasa gw)
buddywave: tanya rani deh, soal coolness and uncoolness. dia pernah nulis di blog pribadinya
buddywave: satu rani pun kayaknya udah terlalu banyak deh ?
walailaa: cool uncool itu tgantung orgnya sih, tp yg paling gak cool itu adalah orang yg trying too hard to be cool
buddywave: nah, kalo orang yg trying to be uncool?
buddywave: ya bego aja kali ya, ngapain juga hahaha
walailaa: iya
walailaa: AUTIS
buddywave: ya pokoknya gue tahu apa yg gue suka, dan gue punya alasannya kalo kalian mau tahu kenapa gue suka
walailaa: kalo ngomongin hal2 yg berbau pasar mah gak usah kita lah
walailaa: udah banyak 1000 orang lainnya
walailaa: kayak kenapa gw menyediakan buku2 kayak yg skrg di rumah buku
walailaa: karena buku2 tersebut penting, dan tidak banyak tempat lain yg nyediainnya
buddywave: atau kenapa memilih film2 itu utk Kineruku, misalnya
buddywave: penting, dan langka.
buddywave: di review2 buku film musik kita, pasti kita jelasin kenapa mereka penting
walailaa: kalo kata bob dylan mah
buddywave: apa tuh kata oom bob?
walailaa: what good am i if i know but i don’t do..
buddywave: WOW
walailaa: sama lah.. what good are we if we know but we don’t share it to other people
buddywave: kopiin lagunya!
buddywave: kopiin lagunya itu bagian dari semangat to share tadi kan
walailaa: makanya gw setuju banget kata bayu ‘membagikan hal2 yg baik ke orang lain mah gak dosa’
buddywave: betuuul
buddywave: kalo bagiin yg jelek2 sih, bukan rumah buku tapi rumah bordil
walailaa: emg kita bukan rumah bordil bud
buddywave: itu kalimat lu diakhirinya pake tanda “…” atau “?”
buddywave: bisa dilihat dari tanda akhirnya sih
buddywave: dan intonasi
walailaa: pake ?
Q: Jadi intinya koleksi buku, musik dan film yang ada di Rumah Buku itu koleksi yang terjamin ya pilihan-pilihannya?
buddywave: betul. dan beralasan. bisa dilihat di website kami kalo pengen tahu kenapa
buddywave: iya. mungkin soal karakter/konsep yg kita pilih
walailaa: dan komplit, dari buku musik dan film
buddywave: lengkapnya pun terpilih
buddywave: bukan asal banyak tapi ngaco pilihannya
Q: Apa respon yang kalian ingin kan dari pasar pada umumnya mengenai web terbaru kalian buat menyuarakan review pilihan “subjektif beralasan” kalian?
buddywave: mereka jadi tertarik utk mencoba pilihan kami, dan ada dialog sehat soal itu. yah, saling bertukar pendapat, referensi, dan semacam itu. berkembang bersama-sama. siapa tahu malah bisa berkolaborasi. sekarang zamannya jaringan dan sinergi sih ya
Q: Dengan nama “Rumah Buku”, apa sebenarnya arti rumah bagi kalian? Dan apa poin-poin penting yang harus ada dari sebuah rumah?
walailaa: HOME IS WHERE MY HEART IS
buddywave: home is where the heart is, kata pepatah klise itu. tapi yg klise2 itu biasanya justru yg paling teruji kebenarannya
walailaa: dan hatiku sudah tertambat di rumah buku euy
walailaa: JADI CURHAT
buddywave: iyaaaa
buddywave: berarti SEHATI
buddywave: suit suit
buddywave: hihihihihi
walailaa: ?
buddywave: ?
walailaa: gw udah lama suka ama budi
walailaa: 4 tahun
buddywave: iya , guenya juga suka
walailaa: tapi ya gitu lah… walau dia sudah berganti cewe sebanyak 10 kali, gw tetep setia
walailaa: jadi gw di rumah buku karna nunggu budi
buddywave: gue nggak nyangka lu sesetia itu ran, hiks
walailaa: gitu aja.. ini om the record ya
walailaa: eh on ding hahahhaha malah jadi om
buddywave: Oom The Record
Q: Rumah Buku dapat di bilang sebagai suatu “Alternatif Space” dengan suasana yang sangat “homy”. Kesan apa yang kalian harapkan dari pengunjung ketika berkunjung ke rumah buku?
buddywave: gimana siiih
buddywave: buset gue kebacanya ‘horny’
buddywave: ok, homy sih
buddywave: nyaman lah ya
buddywave: kayak di rumah lu sendiri
buddywave: akrab, hangat
buddywave: tidak berjarak, tidak seram
walailaa: rumah kedua!
walailaa: buat gw udah ampir rumah pertama..
Q: Sekarang pertanyaan seputar Kineruku dan komunitas film. Apa harapan dari Kineruku, sebagai salah satu komunitas informal pengapresiasi film, dalam perkembangan komunitas film independen?
walailaa: hmm..
walailaa: menyediakan referensi.. itu yg paling sederhana
walailaa: dan gw pikir sudah mulai keliatan lah
walailaa: kadang orang bingung utk cari film2 yg terpilih.. ya, kineruku emang spesialisasinya ke situ
walailaa: spesialis kyk dokter
walailaa: referensi gak cuma di movie library aja, tapi juga dengan screening2 gitu
walailaa: dan kineruku film club juga ngasih workshop
walailaa: berbagi pengetahuan aja
walailaa: mudah2an sih, akan semakin banyak film enthuasists
walailaa: ya cita2 gw supaya tumbuh budi2 baru
buddywave: AH DARI TADI budi2 baru mulu
buddywave: mending budi yg lama ini dibikin bener dulu
buddywave: iya gak rantje
buddywave: *malah curhat*
buddywave: selain workshop, kita juga ngasih pendidikan secara akademik. kita ada kelas telaah film di satu jurusan bahasa di sebuah universitas di bandung
buddywave: intinya emang jadi belajar bersama juga sih
buddywave: pas kita monthly screening, kita juga spt itu ya ran
buddywave: kita jadi belajar lagi krn kita merasa hrs ngasih pengantar di publikasinya, jadi bukan cuma list film yg diputar doang
buddywave: bahkan bukan review doang
buddywave: tapi pengantar
buddywave: kenapa kita milih tema itu, dsb
buddywave: dan percayalah apa yg dikatakan rudi.
buddywave: Pak Rudi dan Bu Fani.
Q: Selain di sibukan oleh berbagai kegiatan seputar apresiasi film, Kineruku juga bergerak sebagai production house yang telah merilis beberapa film pendek dan dokumenter.
Apa kegiatan Kineruku Productions ke depannya?
walailaa: jadi kenapa kita bikin monthly screening niat gitu tuh karena kita gak cuman mau show off film2 doang
walailaa: tapi ngasih tau kenapa film2 itu patut ditonton.. sebenernya yg penting tuh itu
walailaa: dan kami terus terang keteteran karena selalu gak ada waktu utk niatan bikin program
walailaa: ya akhirnya buntung sendiri ya but
walailaa: bud
walailaa: hehe
buddywave: bener juga Ram
buddywave: ran
buddywave: hehe
walailaa: kineruku productions sih tetep bikin karya2… gak selalu film pendek, kadang video instalasi, juga ntar ada proyek multimedia teater
walailaa: pokoknya yg berhubungan dengan gambar bergerak
walailaa: iya, bud.. jadi buntung sendiri
buddywave: hihihihi
buddywave: iya, ram.. jadi runyam sendiri
[The End]
« Previous post in category: Berbicara tentang Komunitas Film dan Film Independen IndonesiaNext post in category: Jalan ke Rumah Buku »




